A.png

Jika Anda seorang Pria maka momok yang paling menakutkan adalah Lemah syahwat atau impoten.Dunia akan terasa sempit dan membosankan. Agar bisa menghindari penyakit yang paling ditakuti ini, perlu kiranya Anda mengetahui beberapa penyebab impotensi atau juga dikenal dengan istilah disfungsi sexual. Beberapa faktor fisik dan psikologis tertentu bisa
berpengaruh terhadap ketidakmampuan ini. Sehingga bila seorang pria terlalu lelah atau stress, ia bisa mengalami gejala impotensi temporer. Impotensi sendiri diperkirakan diderita oleh satu dari sepuluh pria. Dan setiap pria pernah mengalami impoten sementara yang dikenal dengan istilah brewer ’s droop ini. Impotensi dapat disebabkan oleh faktor fisik dan psikis.

Namun, banyak pria menderita impoten dengan gabungan kedua faktor tersebut. Hal itu terjadi karena banyak pria merasa malu menceritakan masalah ini kepada orang lain atau merasa tertekan, sehingga awalnya akibat gangguan fisik menjadi dibarengi oleh masalah psikis. Faktor fisik penyebab impotensi antara lain:
1. Gangguan aliran darah Penyakit yang dapat mengurangi aliran darah ke penis meliputi hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes (kencing manis), dan penyakit peyronie (terbentuknya jaringan parut pada penis).
2. Gangguan per-syaraf-an Keadaan yang dapat mengurangi atau menghambat hantaran saraf ke penis antara lain diabetes, cedera
tulang belakang, pembedahan daerah panggul,
kecanduan alkohol, ruasaknya saraf karena penyakit kelamin atau akibat pembengkakan saraf-saraf yang terjadi oleh penyakit difteri .
3. Gangguan hormonal Keadaan yang dapat mengganggu keseimbangan hormon-hormon ini antara lain disfungsi Testis
(gangguan fungsi buah zakar), penyakit ginjal,liver,dan kecanduan alkohol.
4. Obat-obatan Penyebab impotensi yang paling sering dijumpai adalah obat-obatan, seperti obat antihipertensi (obat tekanan darah tinggi), antidepresi, frankuilizer (obat penenang),
diuretik (obat yang meningkatkan pengeluaran air seni),simetidin (obat maag), obat penurun berat badan,alkohol, opiat, heroin, amfetamin dan nikotin/rokok.

Faktor Psikis penyebab impotensi antara lain:
1. Stres Stres karena masalah pekerjaan pergaulan ataupun masalah keuangan dapat menyebabkan gangguan ereksi. Semakin keras usaha seorang pria untuk memperoleh ereksi ketika ia sedang mengalami ketegangan maka akan semakin buruk pula hasil yang dicapainya. Stres dapat menyebabkan impotensi begitu pula sebaliknya.
2. Depresi Depresi dapat mengurangi tenaga pria dan menurunkan kemampuan seksualnya. Seorang pria yang depresi biasanya tidak mampu memperoleh ereksi dan ini akan menambah berat keadaan depresinya.
3. Kecemasan Kecemasan memainkan peranan penting dalam terjadinya impotensi pada laki-laki, diantaranya kecemasan apakah dia akan mampu berereksi, mampu mempertahankannya dan mampu memuaskan
pasangannya. Hal ini dapat dialami oleh sebagian besar kaum pria pada waktu tertentu. Tetapi bila terjadi terus-menerus maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya impotensi. Rasa takut terhadap kegagalan akan menimbulkan ketegangan. Dan ini akan menghambat terjadinya ereksi.
4. Informasi seks keliru Informasi yang keliru mengenai seks juga dapat menyebabkan stres dan kecemasan.
Misalnya seorang pria yang mendapatkan pendidikan/ pengertian seks yang negatif sehingga dia beranggapan bahwa seks itu merupakan perbuatan yang kotor/dosa. Atau seorang pria yang dibesarkan dalam lingkungan yang memiliki pemikiran keliru mengenai keperkasaan seorang pria sejati sehingga
pria tersebut menjadi rendah diri dan hanya dapat
ereksi jika berhubungan dengan wanita yang status sosial, ekonomi atau kontruksi tubuhnya lebih lemah darinya. Pria tersebut impoten bila berhubungan dengan isterinya tetapi tidak demikian halnya jika ia berhubungan dengan wanita lain, keadaan seperti ini tidak jarang mendorongnya untuk melakukan penyelewengan seksual dengan wanita lain

Posted by Wordmobi